Saatnya Suara Perempuan Didengar

BERITA


CATATAN BESLI


  • Tiga Wajah dalam Satu Cermin: Oligarki, Retorika, dan Sentralisasi Modal

    Dalam politik ekonomi Indonesia, nama program dan slogan boleh silih berganti, namun struktur kekuasaan sering kali hanya bersalin rupa. Harapan […]
  • Kuota Tanpa Kuasa

    Menjelang Pemilu 2029, partai politik Indonesia menghadapi tekanan yang semakin rumit. Mereka bukan hanya dituntut memenangkan suara di tengah pemilih […]
  • Tubuh yang Diperdagangkan

    Namanya Kusnia. Usianya baru 21 tahun. Ia berasal dari Indramayu—daerah yang selama bertahun-tahun akrab dengan cerita migrasi perempuan, kerja informal, […]
  • Feminisasi Kemiskinan Prekariat Perempuan

    Kemiskinan perempuan sering dibahas dengan cara yang terlalu sederhana. Perempuan dianggap miskin karena kurang pendidikan, kurang bekerja keras, atau tidak […]
  • Ketika Feminisme Dianggap Ancaman bagi Lelaki

    Ada masa ketika kata feminisme terdengar seperti tuduhan. Banyak lelaki buru-buru defensif bahkan sebelum benar-benar mendengar pengalaman perempuan. Kalimat seperti […]
  • Istri Indonesia Tidak Memiliki Nama

    Pernahkah kita sadar, ketika seorang perempuan Indonesia menikah, mereka kehilangan namanya? Mereka tidak lagi disebut dengan nama yang ada di […]
  • Ibuisme Negara dan Warisan Patriarki Orde Baru

    Istilah Ibuisme Negara pertama kali diperkenalkan oleh Julia Suryakusuma untuk membaca bagaimana Orde Barumembentuk identitas perempuan melalui proyek politik negara. […]

    EDITORIAL


    WAWASAN

    INSPIRASI

    • Hannah Arendt Menulis dalam Sunyi

      Banyak orang mengenalnya sebagai filsuf politik besar abad ke-20, penulis tajam yang membedah totalitarianisme, perang, dan kejahatan modern dengan keberanian […]
    • Menjadi Nyata adalah Revolusi

      Nama Frida Kahlo tidak pernah lahir sebagai legenda yang tenang. Ia tumbuh dalam dunia yang keras, di tubuh yang tidak […]

    OPINI